Pasangan Selingkuh Berkali-Kali, Dimaafkan atau Tidak?

Menjalin sebuah hubungan tak selamnya mulus. Ada juga kendala yang dialami setiap pasangan, misalnya perselingkuhan atau pengkhianatan yang dilakukan pasangan. Lalu bagaimana cara kita menanggapi pasangan yang selingkuh berkali-kali, dimaafkan atau tidak?

Kita selalu menaruh rasa percaya pada pasangan dan berharap dia setia dan tidak berpaling ke orang lain, namun bagaimana jadinya saat tahu pasangan berselingkuh? Mungkin kamu adalah orang yang bisa memaafkan ketika mendengarkan penjelasannya, melihat air mata kesungguhannya untuk meminta maaf. Meskipun rasa sakit itu ada, rasa cintamu lebih besar padanya sehingga menerima dirinya kembali dan berpegang pada janji untuk nggak selingkuh lagi.

Setelah lama kamu bisa melupakan kesalahannya di masa lalu dan hubungan percintaanmu berjalan baik-baik saja. Ternyata dia kembali melakukan kesalahan yang sama. Selingkuh dengan orang lain!!! Saat ketahuan, dia pun kembali menangis meminta maaf dan berjanji tidak mengulangi lagi. Lalu kini harus bagaimana?

Luka itu terbuka kembali. Menganga dan kamu merasakan sakit yang dulu pernah kamu rasakan. Kini kamu berada dalam persimpangan jalan. Entah memberinya kesempatan untuk kesekian kalinya atau pergi. Mana yang akan kamu pilih?

Pikirkan baik-baik sikap pasanganmu. Mengingat dia berselingkuh lebih dari sekali. Apakah itu sebuah kebiasaan? Atau memang dia sedang mempermainkanmu?

Cobalah untuk tidak menutupi akal sehat dengan rasa cintamu kepadanya. Kamu memang benar mencintainya sepebuh hati tapi apakah rasa cintamu itu terbalaskan dengan sikapnya yang selingkuh darimu?

Buka mata, buka telinga, dan buka hati. Lihatlah sekeliling dengan keadaan sadar sepenuhnya. Mungkin teman-teman atau keluarga sudah memperingatkanmu hanya kamu nggak mendengarkan mereka.

Jika kamu merasa bingung berikanlah waktu untukmu menyendiri. Lepaskan kegalauan hatimu dan berpikirlah sebebas-bebasnya. Jauhkan dirimu dari pasangan, jangan menghubungi maupun menerima telpon darinya. Jika kamu perlu menangis atau merasa marah, keluarkan semuanya. Keluarkan perasaan yang mengganjal dalam hatimu. Jangan dipendam karena itu akan embuat hatimu semakin sesak.

Renungkanlah hubunganmu selama ini. Ingat hal yang menyenangkan bersamanya, ingat juga bagaimana dia menyakitimu. Berselingkuh 2x (atau lebih!), apakah sebuah hal wajar dalam sebuah hubungan?

Kamu juga harus memikirkan dirimu dan hatimu. Apakah kamu rela melihatnya selingkuh untuk kesekian kalinya? Apakah kamu nggak perlu mendapatkan balasan cinta yang sama darinya sebagaimana kamu mencintai dia?

Kalau kamu nggak ingin dilukai lagi, lepaskan dia. Meskipun kamu mencintainya dengan tulus tapi kenyataannya dia nggak bisa memberikan hal yang sama kepadamu. Meskipun dia menangia, menyesal, memohon, membuat janji lagi, biarkan saja. Karena dia pernah seperti itu sebelumnya, dan dia berselingkuh lagi kan?

Namun jika kamu ingin mempertahankan hubunganmu dan memaafkan kesalahan dia, itu pilihanmu. Dengan batu pengasihan pengunci cinta suami, pengunci cinta Istri akan membuat pasanganmu kembali mencintai kamu dan tidak akan selingkuh lagi. Energi yang terkandung di dalam batu pengasihan akan menyatu di dalam tubuhmu dan akan membuka aura kecantikanmu sehingga membuat pasanganmu terpesona dan kembali mencintaimu.

Bagi kamu pria jangan khawatir karena batu pengasihan ini pun akan memancarkan kharisma ketampananmu yang akan membuat pasanganmu bertekuk lutut kepadamu dan tidak akan lagi selingkuh. Pasangan akan setia hanya kepadamu. Tidak ada yang lain kecuali kamu.

Bagaimana jika kamu belum menikah? Bolehkah memakai batu pengasihan pengunci cinta suami atau pengunci cinta istri?

Nah untuk kamu yang belum menikah pun boleh memakai batu pengasihan tersebut. Karena energi yang ada di dalam batu tersebut memang ditujukan untuk seorang yang ingin memiliki pasangan yang setia dan tidak selingkuh. Batu pengasihan pengunci cinta ini sangat ampuh untuk mengunci cinta pasanganmu agar tidak berpaling. Untuk mengetahui lebih lengkap mengenai batu pengasihan silahkan KLIK DISINI